Es Durian Tubagus Ismail No 6 Bandung
Papan nama warung berumur 20 tahun ini bertuiiskan “Es Durian. Es Campur Durian. Es Kelapa Alpuket. Es Buah”. Dari dinding kaca gerobak terlihat aneka bahan es disusun rapi di wadah-wadah plastik. Di saiah satu pojokan dekat gerobak tampak onggokan durian dan kelapa muda yang masih utuh. Harnas, si penjual es durian, ahli dalam memilih bahan :racikan esnya. Keiapa dipilih yang masih muda namun dagingnya cukup tebal. Aipukatnya juga dipilih alpukat jenis mentega, wama daging buahnya kuning mentega dan teksurnya pulen. Sirup gulanya juga asli terbuat dari gula pasir dan gula merah murni, tanpa tambahan gula biang. jaddebih aman dikonsumsi untuk keluarga. Stok durian dipastikan seialu ada. Pengunjung tidak akan kecewa. “jadi, musim atau tidak musim, dipastikan ada duren. Kalau enggak ada, ya beli dari luar kota,” kata Harnas yang mendapatkan pasokan durian dari kampung Cibaduyut. Ada sekitar 12 jenis minuman es campur berbahan dasar durian di sini, dengan harga sekitar Rp 15.000,- hingga Rp 18.000,- per porsi.

Silakan coba es durian campur kelapa muda dan alpukat. Di atasnya ditambah sedikit sirup gula putih, es batu gepuk, dan lelehan susu kental manis. Aduk-aduk sebentar untuk memberi kesempatan es mencair dan bercampur dengan susu kental manis hingga menjadi kuah manis yang enak diseruput. Serasi dengan alpukat dan kelapa muda yang dari sononya tidak manis. Bongkahan enam butir durian tampil sebagai primadona. Terasa legit saat dikulum dan digerogoti dagingnya hingga licin tak bersisa. Ah, betapa ruginya mereka yang berpantang pada durian nan nikmat .
Sumber : Intisari